Hi Kiehlers!
Akhir-akhir ini kita lagi banyak dikejutkan dengan kasus Bullying yang terjadi di sekitar kita,
mulai dari dalam hingga luar negeri. Ada anak kecil dari Australia yang ini menyakiti dirinya
sendiri karena di bully, ada juga kasus anak umur 15 tahun yang melakukan pembunuhan,
ada juga kasus di Sulawesi di mana seorang anak perempuan mengalami sexual
harassement.

Tapi ternyata, sedikit dari kita yang menyadari bahwa ternyata Cinta pernah dibully SATU
NEGARA. Waktu Cinta berumur 13 Tahun, dia mengalami Cyber dan Verbal bullying. Dari
mana bullying itu berasal? Dari sebuah kalimat yang menghubungkan antara Cinta, becek,
dan Ojek. Tanpa kita sadari, ternyata kalimat itu memberikan dampak negatif kepada Cinta
sebagai seorang anak kecil.

Dalam videonya, Cinta menjelaskan bahwa pada saat itu dia merasa bahwa satu dunia
membencinya. Karena kemanapun dia pergi, entah ke lokasi syuting atau ke mall untuk
sekedar jalan-jalan, orang kerap kali memanggil dia dengan kalimat negatif itu. Semua orang
memanggil dia tanpa menyelidiki tanpa mencari tahu makna di balik kalimat itu. Tapi
meskipun begitu, Cinta belajar bahwa dia harus kuat dan mengatasi semua hal itu.
Cinta juga menjelaskan beberapa tipe bully yang ada:

1. Bully Victims: Orang yang sudah pernah di bully, lalu melakukan bullying untuk
mengembalikan ‘power’

2. Popular Bully: Orang dengan status sosial tertentu yang dianggap lebih tinggi oleh
lingkungannya, sehingga ia merasa lebih daripada orang lain.

3. Relational Bullies: Orang yang cemburu dengan orang lain sehingga dia membully
dengan cara mengucilkan korban dan membuat korban tidka disukai oleh
lingkungan.

4. Serial Bullies: Orang yang dari luar kelihatan baik dan charming tapi di belakang dia
menyakiti dan membully orang-orang yang tidak dia sukai.

5. Group Bullies: Orang yang membully ketika berkelompok, karena merasa bahwa
resiko membully terbagi-bagi kepada semua anggota kelompok.

6. Indifferent Bully: Orang yang memiliki gangguan mental sehingga tidak bisa
merasakan empati, mereka senang menyakiti orang lain, dan hal tersebut membuat
mereka bahagia.

Cinta meyakinkan kita untuk tidak menjadi Bystander. Bystander adalah situasi di mana
orang membutuhkan bantuan tapi di sekelilingnya tidak ada orang yang mau membantu.
Cinta mengajarkan kita untuk tegas, berdiri membantu korban apabila kita melihat orang
yang di bully. Hal ini akan membuat pembully menjadi merasa tidak punya kekuatan untuk
menyakiti.

Kita harus bekerja sama, saling membantu, dalam memerangi bully!